Pengantar Seandainya saya diminta untuk menulis film-film dokumenter terbaik sepanjang masa, apa saja film yang akan saya pilih? Sebelum sampai pada jawaban soal ini, sebenarnya saya terlebih dulu justur akan mempersoalkan adanya divisi “film dokumenter” dan “film fiksi” yang dianggap kaku dan benar-benar terpisah bagai taksonomi “kerajaan binatang” dan “kerajaan tumbuhan” pada biologi. Menurut saya […]

  Towards the end of last year, I learnt that Daniel Rudi Haryanto’s “Penjara dan Nirwana” (Prison and Paradise, 2010) did not get a Censorship Certificate (STLS) from the Indonesian Film Censorship Board (LSF). It means that the film is banned from public viewing under the jurisdiction of Indonesia. After the massive political changes in […]

Belum pernah sebuah fragmen visual pendek sepanjang sekitar 4 menit membuat saya ingin menulis panjang tentangnya. Fragmen ini karya Aryo Danusiri, pembuat film dokumenter Indonesia yang juga seorang mahasiswa PhD antropologi di Universitas Harvard, Amerika. Ia tergabung dalam Sensory Ethnography Lab universitas Harvard yang dipimpin oleh pembuat film Lucien Castaing-Taylor. Karya ini dibuat Aryo sebagai […]

Hubungan manusia dan sinema itu memang tak terduga. Tak selalu ada sensibilitas, dan kita girang karenanya ‪#room237 Tak adanya sensibilitas ini menimbulkan istilah cultism, sebuah upaya memahami obsesi yg meminggirkan reason ‪#room237 Posisi cultism jadi pinggiran krn ada konotasi pra-reason, obsesif dan emosional, argumen yg dibangun arbitrary sekali ‪#room237 ‪#room237 dipenuhi obsesi dan argumen berdasar […]

Comment imaginer un film d’amour à la sauce islam ? En reprenant les ficelles classiques du trio amoureux musulman. Les jeunes urbains et la classe moyenne attachée à la religion sont séduits.   La dernière œuvre du réalisateur Hanung Bramantyo, Les Versets de l’amour [Ayat-Ayat Cinta], est un phénomène nouveau dans le cinéma indonésien [le film a […]

Sejak usia 3 tahun Lana ditinggal oleh ayahnya di kebun binatang Ragunan. Ia hidup di sana bersama binatang dan manusia-manusia yang relatif tak punya kehidupan sosial. Seluruh hidupnya dihabiskan di kebun binatang sehingga ia tak punya kenangan kolektif. Lana adalah wakil sempurna dari ketercerabutan manusia dari kenangan kolektif, salah satu landasan terpenting bagi pembentukan badan […]

Short note of the Museum of Innocence and Postcards from The Zoo[1] When I visited to the Museum of Innocence in Istanbul, one display attracted my interest more than the rests. It was display No. 32, titled “The Shadows and Ghosts I Mistook for Füsun”, taken from a chapter with the same name of the […]

Apakah The Museum of Innocence adalah sebuah museum? Pertanyaan itu terjadi dalam diskusi pendek saya dengan Ozlem Mertel, seorang mahasiswa museologi Universitas Bilgi, Istanbul, yang juga staf Open Society Foundation yang sehari-hari membantu kami menjalani kegiatan summer course ini. Dalam kunjungan bersama dengan instrukturnya, Ozlem bercerita bahwa diskusi seperti itu juga terjadi dan akhirnya sang instruktur menyimpulkan […]

1 Saya sudah mendengar kabar ini dari akhir tahun lalu: film Penjara dan Nirwana (lebih terkenal dengan judul bahasa Inggrisnya Prison and Paradise, 2010) karya Daniel Rudi Haryanto tidak mendapat Surat Tanda Lolos Sensor (STLS) dari Lembaga Sensor Film. Artinya, film itu tidak boleh ditayangkan untuk publik di wilayah hukum Indonesia. Sesudah perubahan politik besar-besaran […]